BEBERAPA KEUTAMAAN 10 HARI AWAL DZULHIJJAH

Bontang (2/12/2008).

Setiap muslim seyogyanyalah menghargai hidupnya di dunia dengan banyak melakukan amaliyah-amaliyah kebajikan dan disiplin melaksanakan Ibadah kepada Allah swt. Firman Allah swt : “ Dan sembahlah Tuhanmu sampai dating kepadamu yang diyakini (ajal) “. QS. Al Hijr : 99.

Dalam bulan Dzulhijjah, ada hari-hari yang diagungkan oleh Allah. Sabda Nabi saw : “Tidak ada dari kumpulan hari-hari yang mana amal shalih didalamnya lebih dicintai oleh Allah swt selain daripada hari-hari yang sepuluh ini. Tidak juga jihad dijalan Allah swt, kecuali seseorang yang keluar dengan membawa diri dan hartanya dan tidak pulang dengan membawa apapun “. Sepuluh hari yang dimaksudkan adalah sepuluh hari awal Dzulhijjah, keutamaan sepuluh hari awal Dzulhijjah terwujud dakam banyak hal, diantaranya :

1.       Terdapat hari ARAFAH. Yang merupaka hari penyempurnaan rukun agama Islam (HAJI), dan puasa didalamnya dapat menghapus dosa-dosa selama 2 tahun.

2.       Terdapat hari QURBAN. Ini adalah hari terbesar sepanjang tahun secara mutlak. Yaitu hari haji akbar yang terkumpul didalamnya berbagai macam ibadah yang tidak terkumpul di hari-hari pada bulan lainnya.

Adapun amalan-amalan yang perlu diperhatikan dan seyogyanya dilaksanakan oleh kita ummat Islam adalah :

a.       Puasa. Setiap muslim disunnahkan untuk berpuasa karena amalan yang paling utama diantaranya adalah berpuasa. Bahkan Allah swt sendiri yang memilih bahwa puasa yang dilakukan manusia adalah untuk diri-NYA sebagaimana hadits qudsi berikut ini :

Semua amalan Bani Adam adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa. Sungguh dia untuk-KU dan AKU yang akan membalasnya “.

b.      Takbir. Perbanyaklah takbir, tasbih dan tahmid selama 10 hari awal dzulhijjah tersebut. Hal ini sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah saw : “tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan lebih DIA cintai amala salih didalamnya selain daripada hari-hari yang sepuluh ini. Oleh karena itu, perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid “.

c.       Menunaikan Haji dan Umrah. Hal inilah yang merupakan amalan yang paling utama untuk dilaksanakan selama 10 hari di awal Dzulhijjah. Barangsiapa diberi taufik oleh Allah swt untuk melakukan ibadah haji sesuai tuntunan manasik yang dilaksanakan oleh Rasulullah, maka baginya tidak ada balasan lain kecuali syurga. Sebagaimana sabda Rasulullah saw : “ haji mabrur itu tidak memiliki balasan kecuali syurga “.

d.      Menyembelih hewan qurban. Ini adalah salah satu wujud membelanjakan harta dijalan Allah swt.

e.      Melakukan Taubat NASUHA. Bertaubatlah kepada Allah swt dengan sebenar-benarnya taubat yakni berhenti dari segala maksiat dan menyudahi semua doa. Ini adalah kewajiban setiap muslim tanpa mesti menunda-nundanya karena kita semua yang hidup tidak akan pernah mengetahui kapan ajal akan menjemput kita. “ Adapun orang-orang yang bertaubat dan beriman serta mengerjakan amal shalih, semoga ia termasuk orang-orang yang beruntung “ (QS. Al Qashash : 67).

Oleh karena itu, marilah saudara-saudaraku yang seiman dan seakidah dalam Islam, kita manfaatkan kesempatan yang sangat agung ini untuk melaksanakan amal-amal kebajikan dan Ibadah kepada Allah swt, agar kita termasuk orang-orang yang beruntung. Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: