Sihir, Ilmu Nujum, Dukun dan Peramal

16 Januari 2009

Bismillahirrahmanirrahim.

Dewasa ini banyak ummat Islam yang melupakan ajaran agama. tidak mengetahui ajaran-ajaran agama berdampak timbulnya kemusyrikan, bid’ah dan khurafat.

Memang benar saat ini adalah zaman modern dan serba canggih, namun ternyata masih banyak orang yang percaya pada dukun, peramal dan jenis-jenis kesyirikan lainnya. Bahkan para peramal sekarang sudah berani memasang iklan melalui media-media, baik cetak maupun elektronik. Bahkan lagi, karena kemajuan tekhnologi, amalan-amalan kesyirikan tersebut saat ini telah dapat dilakukan melalui handphone dengan cara sms.

Berikut akan kami coba mengupan sedikit seputar sihir, ilmu nujum, perdukunan dan peramalan. Kami berharap tulisan ini memiliki manfaat sehingga dapat diketahui oleh semua orang.

a. Sihir

Menurut syar’i (istilah agama), sihir adalah ” mantra atau jampi atau jimat yang bisa mempengaruhi badan, hati, akal dan pikiran orang yang disihir. Menurut Syekh Abdul ‘Azis bin Abdullah bin Baaz ra, sihir adalah perbuatan yang diharamkan dan termauk perbuatan kufur “. Beliau berpendapat demikian berdasarkan pada firman Allah pada surat Al Baqarah ayat 102  yang artinya : ” Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syetan-syetan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir). Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syetan-syetan itulan yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengerjakan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengerjakan sesuatu kepada seorangpun sebelum mengatakan : Sesungguhnya kami hanya cobaan bagimu, sebab itu janganlah kamu kafir. Mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak dapat memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Dan sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (Kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir kalau mereka tidak mengetahui“.

Kemudian dipertegas lagi dengan sabda Rasulullah saw. yang artinya : ” Bukan golongan kami orang yang menentukan nasib sial dan untung berdasarkan pada tanda-tanda benda seperti burung dll, atau yang bertanya kepada dukun dan yang mendukuninya atau yang menyihir dan meminta sihir untuknya (meminta penyihir untuk menyihir seseorang). Dan barang siapa yang mendatangi dukun dan membenarkan apa yang dia katakan, maka sesungguhnya dia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad saw “. (HR. Al Bazzar)

b. Ilmu Nujum.

Ilmu nujum (ilmu perbintangan) ada 2 macam :

1. Ilmu ta’tsir, yaitu menjadikan keadaan bintang-bintang sebagai petunjuk atas berbagai kejadian di bumi.

Ilmu ta’tsir ini hukumnya haram dan bathil. Hal ini berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud yang artinya : “ Barang siapa mempelajari satu cabang dari ilmu perbintangan maka sungguh dia telah mempelajari satu cabang dari ilmu sihir “. Kemudian pada hadits lain disebutkan : “ barangsiapa yang berkata telah turun hujan kepada kami karena bintang ini dan itu, maka orang itu telah kafir terhadapku dan beriman kepada bintang-bintang“.

Kata “KAFIR” dalam hadits tersebut adalah kafir keluar dari Islam jika dia meyakini bahwa hujan yang turun karena bintang-bintang atau bintang tersebut berserikat (bersama-sama) Allah dalam mengatur hujan. Namun jika dia katakan bahwa bintang itu yang menyebabkan turunnya hujan, maka ia tetap dikatakan “kafir” namun tidak dikatakan keluar dari Islam.

Rasulullah saw bersabda : ” Sesungguhnya keduanya (matahari dan bulan) adalah dua tanda-tanda keagungan Allah swt, keduanya tidak akan gerhana hanya karena kematian seseorang atau kehidupan seseorang ” (HR. Bukhari Muslim).

Dengan demikian, jelaslah bahwa keadaan bintang tidak mempunyai kaitan sama sekali dengan berbagai kejadian di bumi ini.

2. Ilmu Tasyir, yakni ilmu yang menggunakan bintang / benda-benda langit sebagai penunjuk arah dan waktu. Hal ini hukumnya boleh bahkan kadang menjadi wajib. Hal ini sebagaimana pendapat para ahli fiqih bahwasanya bila telah masuk waktu sholat maka wajib atas manusia untuk mengetahui arah kiblat dan posisi bintang-bintang, matahari dan bulan. Firman Allah dalam surat Annahl ayat 16 : ” Dan (DIA ciptakan) tanda-tanda (ptunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk “.

c. DUKUN

Dukun adalah orang yang memberitakan kejadian-kejadian ghaib (tersembunyi) pada waktu yang akan datang. Seperti perkataan bahwa ” akan terjadi demikian dan demikian “.

Namun, tidaklah dikatakan dukun jika seseorang mengatakan hal yang akan datang yang bisa dicapai dengan ilmu hisab. Misalnya akan terjadi gerhana matahari atau bulan dll. Demikian pula perkara-perkara yang dapat dicapai dengan indra, seperti seseorang yang melihat awan tebal, kilat dan mendengar guntur lalu berkata : ” sebentar lagi akan turun hujan “, maka orang ini tidak disebut dukun.

Perdukunan adalah perbuatan kufur karena mereka mengaku mengetahui yang ghaib dan untuk mencapai hal tersebut mereka beribadah kepada jin. Orang yang percaya dan mengakui / membenarkannya hukumnya juga sama dengan kufur. Oleh karenanya, tidak dibenarkan dalam Islam untuk mendatangi dukun yang mengaku mengetahui hal-hal yang ghaib, dan juga tidak diperbolehkan membenarkan apa yang mereka katakan. ” Barangsiapa yang mendatangi dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, maka sungguh ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad saw. “ (HR. Abu Daud)

d. PERAMAL

Sebagian ulama mengatakan bahwa peramal (‘Aarof) sama dengan dukun yaitu orang yang memberitakan perkara-perkara ghaib yang akan terjadi. Sebagian lainnya mengatakan bahwa peramal adalah nama umum yang mencakup dukun, ahli perbintangan, dan lainnya dari orang yang mengaku menerima petunjuk tentang perkara-perkara yang ghaib.

” Barangsiapa yang datang ke peramal kemudian dia bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari “. (HR. Muslim). Inilah dasar hukum terhadap orang yang hanya sekedar bertanya ke peramal. Namun jika ia bertanya kemudian membenarkan dan mengambil pelajaran dari apa yang dikatakan peramal itu maka hal itu adalah perbuatan kufur, karena mempercayai peramal sama halnya mendustakan ayat 65 dari surat Annaml : ” Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah “.

Namun, jika seseorang datang ke peramal dan bertanya padanya dalam rangka untuk menguji apakah dia jujur atau berdusta, hal ini diperbolehkan selama dia tidak mengambil dan atau membenarkan perkataannya, hanya sekedar menguji jujur tidaknya. Hal tersebut pernah dilakukan oleh Nabi saw yang bertanya kepada Ibnu Sayyad (seorang pembohong besar dan kadang-kadang melakukan praktek perdukunan yang ada kalanya benar, adakalanya dusta sehingga tersiar kabar bahwa dia adalah dajjal). Nabi saw bertanya kepadanya tentang Addukhon (asap) untuk mengetahui hakekat urusannya : ” tahukah kamu apa yang aku sembunyikan darimu ?”. Ibnu Sayyad menjawab : “Addukh”. Maka Nabi saw pun bersabda : “duduklah, kamu tidak akan dapat melampaui kedudukanmu”. (HR.Bukhari-Muslim). Ibnu Katsir ra berkata : ” Ibnu Sayyad dapat mengungkapkannya lewat jalan para dukun dengan lisan jin dan mereka (jin) memotong ungkapan itu sehingga dia hanya dapat berkata “Addukh”, bukan “Addukhon”. Seketika itulah Rasulullah saw mengetahui bahwa hakekatnya itu adalah dari syaithan”.

Kita sebagai umat Islam, dituntut untuk mengungkap kelemahan dan kedustaan para ahli sihir tersebut. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan mendatanginya kemudian bertanya kepadanya namun dengan maksud untuk menampakkan kelemahan dan kedustaannya pada masyarakat.

Waalahu Ta’aala a’lam bissowab. Walhamdulillahi rabbil ‘alamin. Wassalam.

(Dikutip dari : Booklet yang diterbitkan oleh Ponpes Minhajus Sunnah Kendari)


Daftar Arah Kiblat Kab./Kota se-Kaltim

31 Desember 2008

Assalamu ‘alaikum Wr.wb.

Dipersembahkan data arah kiblat untuk Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Timur. Untuk melihat data selengkapnya silahkan klik disini data-lintang-dan-bujur-kab-kota-se-kaltim2

Semoga hal ini menjadi amal ibadah, AMIN. (Tasnim, Seksi Urais dan Peny. Haji Kandepag Kota Bontang)


KEDATANGAN JAMAAH HAJI 1429 H MENGALAMI KETERLAMBATAN

20 Desember 2008

Sabtu, 20 Desember 2008

Sejak hari Minggu, 15 Desember 2008 yang lalu, jamaah haji reguler mulai berdatangan di setiap Debarkasi Haji seluruh Indonesia.

Khusus untuk Debarkasi Haji Balikpapan, kedatangan Kloter 1 adalah jamaah haji asal Kota Balikpapan. Kloter 1 ini mengalami keterlambatan kedatangannya kurang lebih 8 jam dimana seharusnya menurut jadwal yang dikeluarkan oleh pihak Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi/Debarkasi Balikpapan adalah pada hari Minggu, 15 Desember 2008 tersebut namun realisasi kedatangannya adalah pada Senin, 16 Desember 2008.

Menurut informasi dari Bidang Penerbangan, keterlambatan ini terjadi karena berjubelnya pesawat dari Negara-negara Islam seluruh dunia yang akan menjemput jamaah haji mereka sehingga mengakibatkan terjadinya antrian panjang untuk memasuki Gate yang disediakan oleh Bandara King Abdul Aziz Arab Saudi.

Kejadian ini akhirnya merembet kepada kedatangan Kloter lainnya dan diperkirakan akan terjadi hingga Kloter 10 akan datang.

Sebagai contoh adalah kedatangan Kloter 5 yang menurut jadwal seharusnya tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan pada hari Jum’at, 19 Desember 2008 pukul 13.50 namun realisasi kedatangannya adalah pada hari Sabtu, 20 Desember 2008 pukul 08.00 Wita.

Pihak Penerbangan tidak dapat disalahkan dalam kejadian ini karena situasinya memang Bandara KAAI Jeddah saat ini sedang padat-padatnya dan maskapai penerbangan seluruh dunia antri untuk memasuki Gate di Bandara tersebut.

Menurut informasi yang kami terima bahwa kedatangan untuk Kloter 6 yang sebagian berisikan jamaah dari KUTAI TIMUR juga akan mengalami keterlambatan dimana seharusnya jadwal kedatangan mereka adalah pada hari Sabtu, 20 Desember 2008 menjadi hari Minggu, 21 Desember 2008 dan Kloter 7 yang berisikan jamaah haji dari Bontang, Balikpapan dan Bulungan akan tiba di Balikpapan pada hari Selasa Dinihari, 23 Desember 2008 pukul 05.30 Wita.

Diharapkan hal ini tidak akan berlangsung lama, dan keluarga jamaah haji yang mengalami keterlambatan dapat bersabar menunggu keluarganya. (Tasnim Muin)


Jamaah Haji Telah Melaksanakan WUKUF

7 Desember 2008

Bontang.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillah Ilhamd.

Labbaikallahumma Labbaik. Labbaika Laa Syarika Laka Labbaik. Innal hamda, manni’mata, laka wal mulk, Laa syarika lak.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, hari ini tgl 7 Desember 2008 ( 9 Dzulhijjah 1429 H ) seluruh jamaah haji telah melaksanakan WUKUF di Arafah tepat pukul 17.00 Wita ( 12.00 WAS ). Pada malam hari WAS nanti ( dinihari WITA ), jamaah haji mulai diberangkatkan menuju muzdalifah untuk mabit dan kemudian akan dilanjutkan diberangkatkan menuju MINA.

Keadaan cuaca/suhu di Tanah Suci adalah 22 derajat (malam hari) dan 35 derajat (siang hari).


Pemberdayaan Wakaf, Solusi Krisis Ekonomi

7 Desember 2008

Saat ini, krisis ekonomi melanda dunia. Pada awal bulan Oktober yang lalu, pasar bursa Amerika Serikat, Wall Street, mengalami kepanikan akibat jatuhnya harga-harga saham. Kejadian ini adalah yang pertama kalinya dalam sejarah pasar modal AS, indeks saham gabungan pasar bursa Dow Jones turun lebih dari delapan persen dalam sehari, diikuti rontoknya indeks-indeks raksasa lainnya pada angka yang tidak rasional, baik di level nasional Amerika maupun dunia seperti Nashdaq, Hangseng dan lain-lain. Hal ini secara signifikan turut mempengaruhi stabilitas ekonomi dunia. Indonesia pun tidak terlepas dari krisis ini. Para investor di Bursa Efek Indonesia melakukan penjualan missal secara besar-besaran karena khawatir terhadap memburuknya perekonomian dunia. Sangking paniknya, sampai sampai pihak BEI menghentikan perdagangan saham pada hari Rabu, 8 Oktober 2008. Kejadian ini pertama kali terjadi sepanjang sejarah, transaksi dihentikan di tengah jalan karena penurunan harga yang dinilai tidak wajar Investor domestic pun panik karena pihak investor asing melepas aset-aset rupiahnya untuk membeli dolar AS. Lebih-lebih lagi, ada rekomendasi negatif dari JP Morgan Chase & Co, salah satu bank terbesar AS, yang mengeluarkan edaran untuk menjauhi surat utang Indonesia. Sehingga para pelaku pasar di Indonesia bertambah semakin panik. Dari kondisi tersebut, investor yang telah menanamkan investasinya di berbagai perusahaan di Indonesia mulai terlihat, cepat atau lambat, menarik dananya secara besar-besaran. Hal ini tentulah berdampak terhadap stabilitas perekonomian nasional yang saat ini sedang galak-galakkan menarik minat investor yang sebanyak-banyaknya dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan mengurangi jumlah pengangguran. Meski goncangan ekonomi Amerika Serikat tidak berpengaruh langsung terhadap stabilitas perekonomian Indonesia, namun karena krisis keuangan AS telah mulai merambah pada level dunia, maka mau tidak mau, suka tidak suka, perekonomian Indonesia dipastikan terkena imbas, khususnya bagi para pelaku pasar yang memiliki saham di berbagai bursa saham di Amerika dan atau yang terkait dengannya. Jika akhirnya benar-benar terjadi bahwa para investor, baik asing maupun dalam negeri menarik dananya secara besar-besaran, maka stabilitas perekoniam nasional tentu akan terganggu dengan banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang tutup. Akibatnya, hal itu akan mempengaruhi stabilitas ekonomi dan semakin menambah jumlah pengangguran karena PHK secara missal dari perusahaan-perusahaan yang tutup. Hal tersebut mengingatkan kita pada krisis ekonomi nasional yang pernah terjadi pada tahun 1998, dimana sektor keuangan hancur dan stabilitas perekonomian morat marit. Bahkan perekonomian Indonesia pada saat itu adalah yang terparah kehancurannya di bangding Negara-negara Asia lainnya yang telah terkena krisis ekonomi terlebih dahulu. Trauma inilah yang menghantui para pelaku pasar bursa di Indonedia yang jika tidak diantisipasi secara lebih tepat dan cepat, maka resesi ekonomi nasional yang lebih dahsyat akan segera terjadi. Bukan hal yang tidak mungkin, bangsa kita akan berada pada puncak krisis ekonomi yang dapat mengancam stabilitas politik dan keamanan yang sangat menakutkan dibanding krisis yang terjadi pada 1998 silam. Oleh karena itu, di tengah ketidakpastian ekonomi dunia dan ancaman terhadap krisis ekonomi nasional yang menghantui stabilitas nasional, pemerintah harus mencari jalan alternatif untuk mengantisipasi guncangan ekonomi dengan membangun pondasi ekonomi kerakyatan yang memiliki basis konsep dan praktik yang mandiri, adil, fair dan menjunjung tinggi atas asas pemerataan kesejahteraan masyarakat yang lebih terpercaya. Salah satu jalan alternative membangun pondasi dan kekuatan ekonomi kerakyatan yang memiliki basis moral adalah meningkatkan peran kelembagaan ekonomi wakaf, selain tentu saja zakat. Jika zakat secara riil-konsepsional berwatak konsumtif (dapat dihabiskan), sedangkan wakaf merupakan asset tetap yang memiliki basis ideologis dalam Islam yang bersifat tetap (abadi), yang dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal. Dikaji dalam tinjauan sejarah, ekonomi wakaf merupakan praktik ekonomi Islam yang asli. Karena wataknya yang lebih menekankan pada pengelolaan dan pengembangan komoditi dengan prinsip sosial yang sangat kuat. Wakaf adalah merupakan praktik ekonomi Islam yang mengedepankan pada keadilan, kejujuran, kepercayaan, kerja sama, transparansi, tolong menolong dan sebagainya, sehingga dapat dijadikan salah satu prinsip ekonomi yang selayaknya dikembangkan. Apalagi di saat gelombang resesi telah melanda system ekonomi kapitalis yang mengancam runtuhnya nilai-nilai kemanusiaan, seperti yang sedang terjadi di Amerika Serikat dan Uni Eropa saat ini.


Peta Kota Mekkah

5 Desember 2008

peta-kota-mekkah1


Wukuf

5 Desember 2008

Bontang.

Perjalanan para tamu-tamu Allah yang sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, beberapa hari lagi akan mencapai puncak ibadahnya yakni wukuf di Padang Arafah.

Besok, tanggal 6 Desember 2008, jamaah haji direncanakan akan mulai diberangkatkan ke Arafah untuk persiapan Wuquf (tgl. 7 Desember 2008).

Sesuai kebijakan Pemerintah Indonesia, jamaah haji Indonesia akan diberangkatkan dengan 2 gelombang yakni gelombang pertama yang akan berangkat menuju Arafah pada pukul 16.00 was ( 21.00 Wita) dan gelombang kedua akan diberangkatkan pada pukul 21.00 was (01.00 dinihari wita).

Sesuai informasi yang kami terima, keadaan cuaca di Kota Mekkah mengalami perbedaan antara malam dan siang. Jika malam cuacanya sangat dingin mencapai 22 derajat, namun ketika siang cuaca menjadi sangat panas mencapai 35 derajat.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.